Tuesday, January 31, 2012

Fakta, Siswa SMA Meny3tubuhi Ayam Jago


Masyarakat Bandarlampung dihebohkan oleh siswa SMA yang meny3tubuhi Ayam Jago Bangkok. Peristiwa memalukan ini terbongkar karena berusaha mencabuli gadis Yn (5) di WC. Dari pengakuannya sudah terbiasa menyetubuhi ayam karena pengaruh nonton Film Porno.

Tersangka yang merupakan warga Tanjungraya Tanjungkarang Timur, Bandarlampung ini dibekuk aparat Satreskrim Polresta Bandarlampung di jalan Perintis Kemerdekaan Tanjungkarang Timur, Bandarlampung, pada hari Kamis (26/1) sekitar pukul 16.00WIB.
Kasatreskrim Polresta Bandarlampung, Kompol. Syaiful Wahyudi mengatakan, peristiwa dugaan pencabulan tersebut terjadi pada hari Kamis (26/1), saat tersangka pulang dari bangunan toilet dekat rumah korban langsung ditangkap.

Menurut pengakuan tersangka dirinya seringkali menonton video porno lalu timbulah hasrat nya yang luar biasa lalu mencabuli korban yang sedang sendirian di rumah ditinggal ibunya ke pasar.
“Tersangka pura-pura menanyakan ibu korban yang sedang ke pasar, korban yang sedang main sendiri langsung dirayu untuk memancing ikan, ternyata tiba disebuah bangunan korban diajaknya ke toilet, saat itu korban tidak mau, tapi dia menarik korban ke toilet, sampai ditoilet korban dipeluk dan dicium, sontak korban langsung teriak minta tolong dan membuat warga ramai menolong korban dan mengamankan tersangka yang nyaris dimassa,” ujar Kasatreskrim.

Yang mencengangkan saat diperiksa penyidik, tersangka mengaku,” saya khilaf pak, saya baru ini melakukan sama orang, biasanya saya pakai ayam bangkok,“ungkapnya saat diperiksa.

Pelajar yang masih duduk dikelas 2 salah satu SMA di Bandarlampung ini menceritakan, dirinya menggunakan ayam bangkok sebagai sasaran dikarenakan jika dimasukkan alat kelaminnya ke lubang kotoran ayam tersebut rasanya hangat dan enak.
Akibat dari perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang nomor 23 tahun 2003 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

Memang Film Porno sangat tidak baik bagi perkembangan jiwa anak sekolah, pengawasan yang dilakukan orang tua dan pihak sekolah masih lemah tampaknya.
sumber

No comments:

Post a Comment